Adu QQ, Dalam sehari seorang pengemis pria di Inggris bisa mengumpulkan recehan hingga mencapai 500 poundsterling atau Rp 9,3 juta. Atau paling tidak, dalam seminggu ia bisa mendapatkan 2.500 poundsterling atau Rp 46,7 juta.
Setiap hari, peminta-minta itu mangkal di pusat Kota Wolverhampton, West Midlands, Inggris. Penampilannya sengaja dibuat kumuh, untuk mengundang trenyuh orang-orang yang sedang belanja dan para komuter.
Pria yang tak disebut namanya itu berpura-pura sebagai gelandangan, padahal, ia tinggal di rumah yang layak. Pendapatannya selama setahun diperkirakan sebesar US$ 130 ribu atau Rp 2,4 miliar, hanya selisih 12,5 ribu poundsterling lebih sedikit dari gaji tahunan Perdana Menteri Inggris, David Cameron -- yang senilai 142.500 poundsterling.
Bandar QQ, Steve Evans, ketua lingkungan Wolverhampton sekaligus anggota dewan perburuhan mengatakan, pengemis tersebut diketahui tinggal di rumah layak.
"Informasi bahwa ia mendapatkan 500 poundsterling per hari dari hasil meminta-minta didapat dari anggota dewan yang lain," kata dia, seperti dikutip dari www.gunungpoker.com, Rabu (2/3/2016).
"Dan kami tahu, ia bukan gelandangan. Pria itu tercatat tinggal di sebuah alamat yang adalah tempat tinggal yang layak."
Poker Online, Bukan kali ini saja kisah pengemis palsu mencuat ke publik. Sebelumnya, ada Simon Wright. Pengemis yang mangkal di Bank NatWest di Putney High Street, London yang ternyata kaya raya. Simon menghasilkan uang lebih dari 50.000 poundsterling atau lebih dari Rp 754 juta tiap tahun.
Ia juga bukan gelandangan. Pria itu tinggal di sebuah flat mahal dan nyaman berharga 300 ribu poundsterling atau lebih dari Rp 4,5 miliar di London Barat. Mengemis bagi dia bukan keterpaksaan, tapi pekerjaan. Saat hari berakhir, jelang malam ia akan mencopot kertas yang ditulis tangan "tunawisma" yang ia pajang. Kembali ke rumahnya yang nyaman.
Ada juga Ah Qing, pengemis ganteng yang beroperasi di Singapura. Ia berasal dari keluarga relatif kaya yang punya bisnis grosir roti. Dengan mengemis, dia bisa mengumpulkan uang 50 dolar Singapura atau hampir Rp 500 ribu hanya dalam setengah hari.
Domino QQ, Seorang pria asal Texas Amerika Serikat juga pura-pura mengalami gangguan jiwa dan cacat fisik hingga bergantung dengan kursi roda. Ternyata, itu modalnya menjadi pengemis. Gary Thompson, namanya berhasil membuat orang kasihan.
Berkat aktingnya yang meyakinkan, ia bisa mengumpulkan uang US$ 100 ribu atau sekitar Rp 1 miliar setahun.
Padahal, ia pernah memenangkan gugatan senilai US$ 2,4 juta terkait kecelakaan motor pada 1993. Namun, pada para pemakai jalan, ia mengobral kisah sedih, saat terbaring lumpuh uang itu dihabiskan keluarganya. 'Karir' Thompson sebagai pengemis baru berhenti setelah kedoknya terkuak.
Agen Judi Kiu Kiu Online | Agen Dominoqq | Agen AduQ Online | Judi Poker Terbaik | Situs Judi Online Domino 99 | Agen QQ Online
Tidak ada komentar:
Posting Komentar